Sabtu, 02 Juli 2011

Pengertian RSBI/SBI dan perbedaan nya dengan SSN

Annyeong haseyo chinguuu,,
huaahh sudah lama tak jumpa,, gimana nie kabarnya?? I hope fine,,
well this time I'm not gonna tell you about Korean news but I will share a little information to all of you,,
kalian pasti udah gag pada asing lagi kan denger yang nama nya RSBI atau SBI??
yupsss,, bener bangedt,,

RSBI tu singkatan dari Rintisan Sekolah Bertaraf (bukan bertarif) Internasional, sedangkan SBI tu singkatan dari Sekolah Bertaraf (sekali lagi bukan bertarif) Internasional..
kalo singkatannya aja udah tau berarti pengertianya jua udah pada tau kan??

RSBI adalah sekolah-sekolah yang dipersiapkan secara bertahap melalui pembinaan oleh pemerintah dan stokeholders, dalam jangka waktu tertentu yaitu sekitar empat tahun yang diharapkan sekolah tersebut mampu memenuhi kriteria untuk menjadi SBI, sedangkan

SBI adalah sekolah yang sudah melaksanakan Standar Nasional Pendidikan yang meliputi standar isi, standar proses, standar kompetensi kelulusan, standar pendidik dan tenaga kependidikan, standar sarana dan prasarana, standar pengelolaan, standar pembiayaan dan standar penilaian.

Sebelum lanjut ke perbedaan yuk kita tengok pengertian dari SSN (Sekolah Standar Nasional),,

SSN adalah sekolah yang telah memenuhi Standar Nasional Pendidikan yang berarti telah memenuhi tuntutan SPM sehingga diharapkan mampu memberikan layanan pendidikan yang standar dan menghasilkan lulusan dengan kompetensi yang sesuai dengan standar nasional yang ditetapkan.

Oke pengertian udah pada tau next kita lanjut ke perbedaan RSBI/SBI dengan SSN, chekidot :

1. Alokasi Anggaran dari Pemerintah

Untuk RSBI/SBI mendapatkan alokasi anggaran dari Kementrian Pendidikan Nasional sebesar Rp 289 miliar, sedangkan untuk SSN hanya mendapatkan dana alokasi dari Kementrian Pendidikan Nasional sebesar Rp 250 miliar.

Sedangkan Alokasi dana dari pemerintah pusat kepada tiap satu sekolah RSBI/SBI sebesar Rp 253 juta. Hal ini sangat jauh berbeda dari alokasi dana pemerintah pusat untuk tiap satu SSN yakni sebesar Rp 73 juta. Pemerintah memberikan bantuan alokasi anggaran sebesar Rp 92 juta untuk satu SD bertaraf internasional dan Rp 28 juta untuk SD bertaraf nasional.

2. Fasilitas Kelas

Ruangan kelas RSBI/SBI dilengkapi dengan fasilitas yang cukup lengkap daripada SSN seperti misalnya pendingin udara, laptop, LCD dan Wi-Fi.


3. KTSP (Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan)

Pada RSBI/SBI KTSP Nasionalnya disejajarkan dengan kurikulum Internasional seperti di Inggris, sehingga pada mata pelajaran fisika, biologi, matematika, TIK, sejarah dan agama dalam menghadapi KBM maupun menghadapi soal ujian menggunakan bahasa Inggris.

Sedangkan pada SSN untuk KBM, dan soal ujiannya menggunakan bahasa Indonesia.

4. Perbedaan Biaya

RSBI/SBI memungut biaya jauh lebih besar daripada SSN dengan alasan untuk membiayai program mandiri seperti kunjungan ke sekolah mitra di luar negeri, program pertukaran siswa di luar negeri , dan mengikuti ujian bersertifikat internasional seperti Cambride dimana setiap ujiannya dipungut biaya sekitar Rp 1 juta.

Begitu juga untuk RSBI/SBI mendapatkan dana khusus RSBI/SBI dari pemerintah, sedangkan pemerintah tidak menyediakan dana khusus untuk SSN.

5. Jumlah Siswa Tidak Mampu

Menurut kebijakan pemerintah untuk memasukan 20% siswa tidak mampu ke dalam RSBI/SBI, itu artinya jumlah siswa tidak mampu di RSBI/SBI jauh lenih sedikit dibandingkan dengan jumlah siswa tidak mampu di SSN.

See??
Ada banyak perbedaan diantara keduanya??
So guys, what do you think??

klik sini untuk melihat materi mata kuliah/pelajaran yang kamu butuhin.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar